Minggu, 21 September 2014

Saat Kamu Wisuda Aku Akan Hadir Diantara Keluargamu

Tunggu aku, lagu andra and the backbound berpadu getar kipas angin yang mengalun membunyikan alunan kesepian menjadi  getir tersendiri malam ini. Seperti bersaut memainkan perasaan yang dihinggapi kebekuan yang belum juga mencair atas pertemuan yang hanya bersarang mengangan tanpa suatu kepastian yang berarti.Tanpa komando angin malam menusuk masuk melalui celah ventilasi kamar asramaku. Iya, aku tinggal di asrama sekarang. Menjadi seorang mahasiswa baru di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya tapi bukan berarti aku pejuang LDR baru.
                “Dek, jangan lupa makan biasanya anak kos itu identik keluar jalan jalan, tapi mamas harap kamu tidak boros menghabiskan uangmu”. Sms ringan darinya yang selalu membuatku tersenyum dan merasa dia memperhatikanku dari sana.
                “Pasti mas, besok aku ada tes kesehatan”. Balasku.
Begitulah sekiranya siklus pacaran antara kami. Sms dan telfon bergantung pada kebaikan hati cuaca yang memudahkan sinyal tanpa harus pending. Hal aneh bagi mereka yang non LDR tapi istimewa bagi kami. Kami sering menghabiskan waktu bersama untuk melihat bintang yang sama, memulai dan mengakhiri konflik, membantu mengerjakan tugas, bahkan dia senantiasa menemaniku dan mendongengiku disaat aku tidak bisa tidur, menyanyikan sebuah lagu saat aku menangis, bercanda dan bertaruhan iya semua itu kami lakukan dengan bantuan teknologi.  Kami sudah 2 tahun 2 bulan menjalani pacaran seperti ini. Sejak SMA kami sudah berjauhan, dia di Lampung dan aku di Lamongan salah satu kabupaten di Jawa Timur.  Antara Sumatera dengan Jawa yang berpelukan melalui doa. Sekarang dia berada di Ponorogo dan aku di Surabaya. Betapa baiknya Allah yang sedang menguji kesabaran dan kepercayaan kami satu sama lain. Bagaimanapun, kami kembali harus menjalani rutinitas kami yang harus dan masih mengandalkan teknologi kembali.
Disaat libur semester pasangan LDR lainnya bisa puas bersama pasangannya berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu, kami hanya bisa menggenggam tangan satu sama lain dalam hitungan jam. Rumahku di Lamongan dan rumahnya di Ponorogo memang kita satu Provinsi hanya saja jarak antar kedua Kabupaten ini 200 km. 2 tahun menjalani LDR namun hanya 2 kali kami bertemu. Pertemuan pertama di tanggal 22 Mei 2014 selepas pengumuman UNAS dia tiba-tiba datang seperti pangeran yang menjemput sang putri. Berdiri tepat didepan pintu rumah, sungguh itu pertama kali jantung ini kembali berdebar setelah 2 tahun tak bergetar sehebat itu. 13 Agustus 2014 adalah pertemuan kedua kami, kini giliranku menyapanya. Sungguh penuh perjuangan yang berujung pada pembayaran tukang ojek Rp 300.000 setelah tidak ada bis yang beroprasi karena telah larut malam dan hujan deras sedang mengguyur. Ya inilah perjuangan.
“Baru aku mengerti artinya bidadari, sejak dihari ini, jumpa kamu disini,
pasti inilah surga, ku di dalam nirwana, meskipun sementara.. saat kita berjumpa”
Reff lagu kurayu bidadari-Al Ghazali sarat akan pertemuan singkat yang mengena hingga membuat pelupuk basah oleh desir kenangan bergelayut memenuhi ruang memori. Pertemuan yang sangat berharga bagi kami saling menatap dan menunjukan getar kangen yang mengusik setiap malam. Pertemuan yang sering dihabiskan untuk berkicau saling menyalahkan dikaum non LDR. Tapi pertemuan dengan rasa berbeda antara sorai gedebuk cheerleaders dalam dada, dan lambaian tangan penuh kata tinggallah sebentar, jangan pergi, jaga hatimu untukku, cepatlah temui aku lagu dengan derai air mata sebagai pelengkapnya, iya itulah arti pertemuan dalam kamus besar LDR.
                Hapeku berdering yang spontan membuatku membaca nama dari sang penelepon.“Aku harus kembali ke Lampung untuk mengambil ijazahku dek sekalian nyari kerja disana. Ini permintaan Ibuku”. Katanya lesu diujung sana.
                “Kapan?lalu kapan kamu balik ke Ponorogo? Kita ga bisa ketemu lagi ya? Lalu pertemuan yang telah kita rencanakan bagaimana?”. Kataku dengan sebulir air mata panas menetes
                “Iya kemungkinan kita tidak bisa ketemu, kamu disana masih sibuk dengan kuliahmu sedangkan Ibuku disini memintaku untuk secepatnya mengambil ijazah. Jangan pikirkan aku, kamu fokus sama kuliahmu saja, kita ketemu saat sukses nanti. Jangan mengharapanku cepat pulang karna disini aku berjuang mencari kerja untuk masa depan kita. Tapi pasti aku janji saat kamu wisuda aku akan hadir diantara keluargamu. Kamu masih kuat LDR kan?”. Tanyanya
“Iya mas, kita ketemu saat sukses, semangat cari kerjanya, sampai ketemu lagi ya”. Aku hanya bisa menahan suara tangisku agar tidak ia dengar, aku ingin terlihat  kuat dimatanya.

Berpacu dengan tangis untuk mengikhlaskannya pergi. Memang ini bukan akhir perjuangan kami, sejatinya inilah perjuangan pejuang LDR yang sesungguhnya. Untukmu aku akan berusaha mempercepat wisudaku sayang, tunggu aku 3 - 4 tahun lagi.

Minggu, 13 Oktober 2013

Aku Tak Minta Banyak Tuhan..

Tuhan... selamat pagi, atau selamat siang, dan selamat malam. Aku tak tahu di surga sedang musim apa, penghujan atau kemaraukah? Ataukah mungkin sekarang sedang turun salju? Pasti indah. Kalau boleh berbincang sedikit, aku belum pernah melihat salju. Mungkin, kalau aku sudah cukup dewasa dan sudah bisa menghasilkan uang sendiri, aku akan bisa menyaksikan salju, dengan mata kepalaku sendiri.

Aku tahu Kamu tak pernah sibuk. Aku tahu Kamu selalu mendengar isi hatiku meskipun Kamu tak segera memberi pukpuk di bahuku. Aku tak perlu curiga padaMu, soal Kamu mendengar doaku atau tidak. Aku percaya telingaMu selalu tersedia untuk siapapun yang percaya padaMu. Aku yakin pelukanMu selalu terbuka bagi siapapun yang lelah pada dunia yang membuatnya menggigil. Aku mengerti tanganMu selalu siap menyatukan kembali kepingan-kepingan hati yang patah.

Masih tentang hal yang sama, Tuhan. Aku belum ingin ganti topik. Tentang dia. Seseorang yang selalu kuperbicangkan sangat lama bersamaMu. Seseorang yang selalu kusebut dalam setiap frasa kata ketika aku bercakap panjang denganMu.

Aku sudah tahu, perpisahan yang Kauciptakan adalah sesuatu yang terbaik untukku. Aku mengerti kalau Kamu sudah mempersiapkan seseorang yang jauh lebih baik darinya. Tapi... bukan berarti aku harus absen menyebut namanya dalam doaku bukan?

Nah... kalau yang ini, aku juga sudah tahu. Dia sudah menemukan penggantiku, entah lebih baik atau lebih buruk dariku. Atas alasan apapun, aku harus turut bahagia mendengar berita itu, karena ia tak perlu merayakan kesedihannya seperti yang aku lakukan beberapa hari terakhir ini. Seiring mendapatkan penggantiku, ia tak perlu merasa galau ataupun merasa kehilangan. Sungguh... aku tak pernah ingin dia merasakan sakit seperti yang kurasakan, Tuhan. Aku tak pernah tega melihat kecintaanku terluka seperti luka yang belum juga kering di dadaku. Aku hanya ingin kebahagiaannya terjamin olehMu, dengan atau tanpaku.

Tolong kali ini jangan tertawa, Tuhan. Aku tentu saja menangis, dadaku sesak ketika tahu semua berlalu begitu cepat. Apalagi ketika dia menemukan penggantiku hanya dalam hitung jam. Aku memang tak habis pikir. Padahal, aku sedang menikmati perasaan bahagia yang meletup pelan-pelan itu. Bukannya ingin berpikiran negatif, tapi ternyata setiap manusia punya topengnya masing-masing. Ia berganti-ganti peran sesukanya. Sementara aku belum cukup cerdas untuk mengerti wajah dan kenampakan aslinya. Aku hanya melihat segala hal yang ia tunjukkan padaku, tanpa pernah tahu apa yang sebenarnya ada dalam hatinya.
Aku tidak tahu bagaimana kabarnya sekarang. Bagaimana hubungannya dengan kekasih barunya. Aku tak terlalu ingin mengurusi hal itu. Aku yakin dia pasti bahagia, karena begitu mudah mendapatkan penggantiku. 

Aku percaya dia sedang dalam titik jatuh cinta setengah mati pada kekasih barunya, dan tidak lagi membutuhkan aku dalam helaan napasnya. Permintaan yang sama seperti kemarin, Tuhan. Jagalah kebahagiaannya untukku. Bahagiakan dia untukku. Senyumnya adalah segalanya yang kuharapkan. Bahkan, aku rela menangis untuknya agar ada lengkungan senyum di bibirnya. Aku ingin lakukan apapun untuknya, tanpa melupakan rasa cintaku padaMu. Aku memang tak menyentuhnya. Tapi... dalam jarak sejauh ini, aku bisa terus memeluknya dalam doa.

Pernah terpikir agar aku bisa terkena amnesia dan melupakan segala sakit yang pernah kurasa. Agar aku tak pernah merasa kehilangan dan tak perlu menangisi sebuah perpisahan. Rasanya hidup tak akan terlalu rumit jika setiap orang mudah melupakan rasa sakit dan hanya mengingat rasa bahagia. Namun... aku tahu hidup tak bisa seperti itu, Tuhan. Harus ada rasa sakit agar kita tahu rasa bahagia. Tapi, bagiku rasa sakit yang terlalu sering bisa membuat seseorang menikmati yang telah terjadi. Itu dalam persepsiku lho, Tuhan. Kalau pendapatMu berbeda juga tak apa-apa.

Aku memang tak perlu meratap, karena sepertinya ia bahagia bersama kekasih barunya. Ia pasti telah menemukan dunia baru yang indah dan menyenangkan. Aku turut senang jika hal itu benar, kembali pada bagian awal, Tuhan. Aku tak pernah ingin dia merasakan sakitnya perpisahan, seperti yang aku rasakan.

Akhir percakapan, aku tidak minta agar dia segera putus dari kekasihnya, atau hubungan mereka segera kandas di tengah jalan. Aku hanya minta agar ia sembuh dari maag akutnya. Agar ia terhindar dari vertigo parahnya. Agar muntah darahnya berhenti ketika tubuhnya kelelahan. Semoga kekasihnya mengerti betul penyakitnya seperti aku mengerti rasa sakitnya.

Kembali pada bagian awal. Aku hanya ingin ia bahagia. Cukup

Kamis, 09 Mei 2013

LAGI - LAGI PULSA PENYEBABNYA !



LAGI - LAGI PULSA PENYEBABNYA !





Sedih itu, saat aku ngga bisa nemenin kamu disaat seperti ini...

Sedih itu, saat semua menjadikan kita semakin terpisah...

Kita yang udah terpisahkan sama jarak...

Bagaimana bisa disaat spesial seperti ini, kita tanpa komunikasi seperti ini L padahal, komunikasi dewasa ini semakin canggih..

Maafin aku yang ngga bisa nemenin kamu disana dan disini..
Maafin aku yang ngga bisa nemenin kamu dari sini...

Semua ini gara gara pulsa, pulsa dan pulsa L
Dari tadi nyari counter tapi ngga nemuin, ketemu temen yang jualan pulsa kayanya dia ngga mau pulsanya tak beli.. gimana bisa aku ngasih kabar tanpa bantuan pulsa, meskipun ada sosial media kaya twitter maupun facebook.. Tapi kan, make sosial media butuh pulsa. Ini nih pekaranya pulsa... L haaa tolong sii buat provider2 ternama kasih paketan hemat dong buat para LDR kaya aku ini..... L

Tak kasih bocoran yaa, hahaha niatnya semalem aku pengen ngasih kejutan buat kamu J tapi sayang, semuanya diluar dugaan dan kemampuan aku :’)

Pertama, mungkin buat pemanasan rabu malam temen-temen kamu ngasih sedikit sureprise buat kamu

Kedua, niatnya aku sengaja nyuekin kamu satu harian, alasannya biar kamu bisa ngangenin aku, gitu.. :D terus pas tepat jam 12 malem temenmu akan bawain kue kecil2an sama lilin buat kamu... tak lupa amplop yang isinya gambaran sederhana tentang seorang cewek, yang isinya buka blog aku yaa... sekalian aku bakalan nelfon temen kamu nyanyiin lagu happy birthday sama sodara2ku yang ntar bakalan di loadspeaker biar kamu denger itu suaraku dan ga mungkin lupa tanggal ini J

Ohh iya, kamu tau ngga kenapa harus ada amplop yang isinya gambaran cewek..? aku cuman pengen kamu tau, meskipun kita jauh, kita ngga seperti pasangan lain,  tapi aku tetap ada disampingmu aku tetep ada di sebelahmu buat kamu, cuman buat kamu sayang J

Sederhana, biasa aja dan mungkin ngga romantis seperti pasangan lain yang rela ngasih video buat pasangannya saat ultah J tapi, takutnya kalau aku terus2an ngasih video kamunya bosan terus ntar pas aku ngasih video lagi kamunya ngga ada rasa surprise surprisenya :D

Aku sayang kamu ngga cuman dimomen ini

Aku ingin nemenin kamu ngga cuman di momen ini juga

Tapi, di momen kita bisa bersama – sama terus

Maafin aku ardhan, ngga bisa nemenin kamu :')
JUST TO SAY ......

bukan tulisan yang istimewa, bukan juga postingan yang wow..
tapi mungkin berharga buat aku, cuman buat ngucapin HAPPY SWEET 18th buat kamu yang disanaa....


makin cakep
makin pinter
makin disayang orang tua, keluarga, pacar, temen yaa
sukses dunia akhirat
panjang umur
makin dewasa
makin sabar
makin sayang aku
emosinya bisa berkurang dikit2 :)
sehat selalu
bahagia selalu :*


HAPPY BIRTHDAY SAYANG :*

Sabtu, 27 April 2013

Remember is Improtant


“ Ingatlah masa-masa dan kisah-kisah kita dulu, saat aku bernyanyi dalam senandung hati walau itu cepat berlalu simpan saja dalam hatimu ;-) “ 17 Desember 2012, 22:06
~Ardhan Saputra Ragiel~




Hidup itu penuh pilihan. Pilihan itu harus diperjuangkan. Terkadang disaat tingkat kejenuhan dan kebosanan sudah mulai sampai dititik tertinggi apa yang bakalan kita lakukan ???? –menyerah- oh yeahh benar sekali. Menyerah itu gampang untuk di praktekan. Saling menyalahkan satu sama lain, saling menyerang satu sama lain, saling menunjukan kesalahan satu sama lain untuk menjaga “POSISI” kita tetap “TERLIHAT PALING BENAR”. Terlihat loh, camkan ! bukan kenyataannya benar. Hanya untuk agar pasangan kita merasa dirinya kalah lalu meminta maaf, dan akhirnya menuruti semua keinginan kita.
ALIBI GEDE-GEDEAN, mencari kambing hitam hanya untuk “POSISI KITA TERLIHAT PALING BENAR”. Iya kalau pacar / pasangan kita tingkat kedewasaannya tinggi, kata orang jawa sih “NGEMONG” coba kalau pacar / pasangan kita tingkat emosionalnya tinggi. Alhasil siklus yang paling dibenci kaum jomblo (maaf mblo bukan menyindir kok hehe) bakalan kita rasain juga.
1.       JATUH CINTA ~
haduuuuuh rasanya setengah mati deh kebayang terus wajahnya.

2.       MASA PEDEKATE ~
ini nih fasa paling disukai remaja ababil kaya kite kite ;) bayangin ga biasanya masa pedekate itu masa-masa produktifnya cowok buat nunjukin keseriusan dia. ahh sampek-sampek saking seriusnya orang-orang gabisa bedain, tuh orang calon cowoknya apa calon pembokatnya ya.? :D dalem banget perhatiannya. Udah makan belum ? udah mandi belum? Gimana udah pulang belum? Aku jemput ya? Dengerin deh ada lagu khusus buat kamu nih.. gimana hari ini? Kamu hari ini cantik banget deh? Besok keluar yuk! ~yuhuuuuuuuuuu itulah yang paling disukai cewek “PERHATIAN”. Tapi, hati-hati juga buat kaum cewek, sekarang banyak juga cowok jago modusin cewek. Jiahhhh -_-

3.       FASA PACARAN BULAN MUDA ~
Ciatt ciattttt.... hahahaha bulan muda. Bulan Muda tuh yeee bulan bulan awal. 1-3 bulan awal. Liat noh perhatiannya, beuhhh kaya pangeran berkuda putih. Serasa kaya dunia ini sempit, kemana-mana pengenya berdua’an. Iya kagak? Iya dong,

4.       FASA BULAN TUA ~
Ati ati nih di fasa ini bagi kaum “Terancam Move On”. Hakikatnya semakin gede seseorang, tingkat tanggung jawab seseorang itu bakalan bertambah gede juga J bayangin ngga tanggung jawab anak SD sama anak SMP gede mana? Kalo ada yang bilang gede anak SD dijamin tuh orang agak-agak deh. Bahaya juga lho, hati-hati di fasa ini. Bulau tua adalah tingkat paling gede datangnya kejenuhan dan kebosanan. Hanya karena kesibukan masing-masing dan disertai berantem-berantem kecil. Si pacar tidak pernah ngasih kejutan ke kita kaya dulu lagi. “behhhh dasar remaja alay nih” come on, pacar kamu bukan body guard bukan juga indomaret apa alfamaret yang siap sedia 24 jam. Mending pacaran sama UGD aja noh kalo butuh yang 24 jam nonstop nemenin J
Nah, intinya fasa bulan ke-4 itu bulan-bulan rawan berantem, bosan, dan jenuh. “PERSELINGKUHAN ITU TIDAK HANYA TERJADI KARENA NIAT PELAKUNYA, TETAPI JUGA DIKARENAKAN ADANYA KESEMPATAN, KURANGNYA PENGERTIAN, SEDIKITNYA PERHATIAN DAN CAPEK TERUS-TERUSAN BERANTEM !!!!”

“Ehhh terus bagaimana kalo kita berhasil ngejalanin rintangan-rintangan tersebut sampai bulan tua ke 54 nes?” | “wowwww give applause buat kamu kamu yang kuat ;) lanjutkan *prinsip presiden tercinta kita*”
“Nah, kalo buat gua nih? Gua kayanya gagal ngeloncatin halang rintang ya Allah kasih buat gua sama si pacal :’( “ | “ahh cengeng lu, hehehe peace becanda, ya mau ga mau kamu harus ngelewatin fasa-fasa berikutnya semoga tegar ya, dan jangan lupa jadlah jomblo berkualitas :’) ”

5.       FASA PUTUS ~
Ini nih fasa-fasa sok ngga butuh, sok ngga kenal, sok anti ketemu mantan pacal. Heran deh pas jadi pacar disayang-sayang pas jadi mantan di tendang-tendang, ngga inget kenangan manis yang dulu-dulu bang, neng. Ngga tau diri banget kan (padahal sama mantan gua juga gitu hahaha). Kalo kalian gitu sama aja kalian ngejelek-jelekin pilihan kalian sendiri. Udah tau ujung-ujungnya bakal disakitin kok masih milih dia berarti siapa hayo yang bodoh? Kita sendiri. Bodoh banget kan -_- “tapi nes, dia dulu ga kaya gitu..” iya emang kan pepatah aja udah bilang penyesalan datengnya di akhir. Seburuk-buruknya mantan, dia juga baik lo buat kite kite. “loh  nes? Kok bisa” bisa dong, dia dulu penyemangat buat kita, buat hari hari kita kaya di rumah boneka warna warni. Iya gak? Jadi saran aku, jangan jahat-jahat sama mantan setiap orang punya sisi baik dan buruk masing-masing. Cuman bagaimana kita menilainya saja J

6.       FASA MOVE ON – JADILAH JOMBLO BERKUALITAS !
Katakan pada diri sendiri. “SAPA KAMU? DULU SEBELUM KAMU ADA DI HIDUPKU AKU MASIH BISA KOK BEDIRI TEGAR DITENGAH TEMAN-TEMAN YANG MENCIBIRKU DENGAN PREDIKAT JOMBLO. KAMU DATANG? IYA KAMU DATANG, MERUBAH HIDUPKU. TAPI SAYANG ITU CUMAN SEBENTAR. LALU SEKARANG? OKE AKU PASTI JUGA BISA BERDIRI DITENGAH-TENGAH TEMAN TEMAN YANG MENCIBIRKU JOMBLO.. TAPI INGAT AKU INI JOMBLO BERKUALITAS”
                                    
Jomblo Berkualitas itu jomblo yang ga selalu nangisin mantan pacarnya yang udah nyakitin dia, ngga ngebego begon dirinya sendiri J tapi gimanapun itu pasti sulit buat beradaptasi dengan kedaan kalian “jomblo”. Hidup itu ga semudah kaya kata-kata yang di postingkan di blog ini J intinya jangan mudah menyerah. Menyerah itu salah satu tantangan yang Allah kasih ke kita untuk mengetahui seberapa besar kamu ingin hidup bersamanya, seberapa besar sayang kamu ke dia. kalau kamu benar-benar sayang aku yakin ga ada kata menyerah dalam kamus kita. Ngga ada kalimat “aku capek begini terus” bayangin aja kita setiap hari belajar matematika pernah ngga kalian bilang aku capek ngitung-ngitung angka terus, padahal ntar juga kalo kita ke indomaret gak mungkin di label harga tertulis “Rp 50.000x10:2+10.000” adanya langsung tertulis “Rp260.000” iya ga? Tapi apa buktinya? Paling gak sampek SMA kita masih sanggup kan bertemu dengan matematika J berapa tahun itu lamanya? Intinya kita bisa kalo kita gamau ketemu siklus yang itu itu aja KETEMU ~ KENALAN ~ JATUH CINTA ~ PEDEKATE ~ JADIAN ~ BOSEN ~PUTUS ~ NANGIS ~ MOVE ON apa kalian ga capek ? jangan mudah bosen ya... itu cuman godaan syaiton syaiton yang sengaja mencoba merobohkan pertahanan kita



sedikit postingan nggacon dari cewek nggacon J semoga bermanfaat, maaf kalau dulu aku pernah bilang aku capek sama kamu J buat kamu yang disana J

Kamis, 27 Desember 2012

Cinta itu indah... tapi ngejalaninnya ngga semudah semulus kaya di dongeng-dongeng :)


Cinta itu indah...
tapi ngejalaninnya ngga semudah semulus kaya di dongeng-dongeng
JJJ

Cinta itu indah...
tapi ngejalaninnya ngga semudah semulus kaya di dongeng-dongeng.. :*


Gue ngga peduli orang yang mandang sebelah mata hubungan gue sama dia..
gue ngga takut sama orang-orang yang berusaha misahin gua sama dia..
tapi yang gue takutin cuman satu..
‘Yaitu disaat gue ngebuka mata gue dipagi hari dan gue tau dia sudah ngga cinta lagi sama gue L


“Ibarat lego, gue seperti nemuin part dari bagian gue yang ilang, gue butuh dia dalam hidup gue, sama dia gue ngerasa komplit, gue ngerasa punya arah dan tujuan hidup yang pasti..”

“Sama dia gue nemuin tempat gue sendiri, rumah gue sendiri, gue nemuin hidup gue sendiri, nemuin apa artinya yang Tuhan kasih”

“Sama dia gue ngerasa lebih hidup, ngerasa kalo keberadaan gue ini berarti bagi orang lain, gue ngerasa kalo ada orang lain yang cinta banget sama gue.”

“Dan yang paling penting adalah, saat gue bersama dia gue baru tau, dan bener-bener baru tau rasanya jatuh cinta”



You do something to me, that I can’t explain so would I be out of line if I said I MISS YOU :’)


Hidup ini pilihan, kita sendiri yang nentuin pilihan hidup kita. Tapi, kalo cinta......?
Cinta  itu...
ngga bisa milih apalagi buat dipaksain, tapi disaat kita belom sadar apakah itu cinta kita, kejar terus sampek matipun harus diperjuangkan


Gue baru tau kenapa Tuhan nyiptain manusia ngga ada yang sempurna....


“ itu karena Tuhan udah nyiptain manusia lain yang akan jadi pasangan kita untuk mengisi bagian yang ngga sempurna itu... “
“Agar kita bener2 jadi satu bagian yang ngga bisa dipisahin saling ngisi kekurangan satu sama lain serta menjadi satu bagian yang bener-bener utuh dan sempurna :* “